Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Cinta Permen Karet >_>

Bicara tentang cinta, bicara masa lalu, masa kini dan masa depan benar begitu karena cinta hadir waktu dulu, sekarang dan nanti. Menarik perihal cinta, karena cinta digandrungi oleh para remaja hingga dewasa, dan cinta dikalangan para remaja bagai virus yg sangat cepat menyebar, dan jika virus itu tidak terkendali/ out of control, maka cinta akan melewati batas-batas manusia bermoral dan beretika. Sebagai manusia sudah sepatutnya kita mempunyai moral dan etika, karena 2 hal tersebut yang akan membuat pandangan masyarakat terhadap individu sebagai manusia yg baik. >"< ,,, udah , udah, kembali ke judul ^_^ ↓↓↓ Seorang remaja dewasa ini ketika penulis masih hidup dan bisa membuat catatan ini melihat perilaku dari percintaan remaja tu sebagaimana "Cinta permen karet". Kita ketahui bahwa permen karet itu pada awalnya manis dirasa, kenyal-kenyal dikunyah namun tidak berlangsung lama permen karet tersebut mulai hambar, dan ketika sudah hambar penulis merasakan rasa...

“Wanita putih tinggal dipantai dan perkembangan teknologi itu aneh”

Pada suatu hari, tepatnya siang hari dan terik matahari aku lihat sesuatu yang aneh, sesuatu yang tidak biasa aku lihat. Ketika dipantai aku liat seorang wanita yang berkulit putih usia diperkirakan 20 tahun ke atas datang menghampiri para nelayan yang sedang mengumpulkan ikan ditepi pantai. Dia datang dan melihat-lihat ikan yang didapat oleh para nelayan. Hal yang membuat dia aneh adalah warna kulitnya, aku terkejut karena ternyata ada wanita yang tinggal di pinggir pantai namun warna kulitnya putih tidak cokelat maupun hitam. Padahal biasanya orang yang tinggal di pinggir pantai berkulit cokelat ke hitam-hitaman karena di pantai itu terik mataharinya bisa membuat perubahan pada warna kulit walaupun hanya sebentar berjemur. Selain itu, keanehan yang saya dapati itu pada teknologi salah satunya adalah handphone. Handphone dalam bahasa internasional English Language adalah Hand = tangan dan Phone = Telepon. Definisi tentang handphone masih belum diteliti para cendekiaw...

“Lakasi mandi, ayo makan, sudahkan sholat”

Orang tua kita biasanya mengatakan kepada anaknya ketika datang sekolah atau ketika datang dari bepergian, “Nak, ayo makan ?”. Ketika waktu menjelang maghrib, “Nak, sudahkah mandi?”. Atau ketika sudah melaksanakan olahraga atau eksrakurikuler, “Nak, sudahkah mandi ?”. Selain itu, hampir setiap hari ketika berada di rumah orang tua kita sering mengatakan, “Nak, sudahkah sholat?”, entah itu pagi, siang, sore dan malam. Namun ketika orang tua mengatakan hal-hal tersebut biasanya seorang anak itu acuh, merasa sudah dewasa, merasa sudah bisa mengurus diri sendiri, dan yang paling parah merasa sudah bisa mengambil peran orang tua. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering di indahkan oleh anak untuk dijawab dan dicermati. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut terdapat makna yang mendalam yang hanya segelintir orang mengetahuinya. Pertama , Perhatian. pertanyaan-pertanyaan tersebut mengandung sifat perhatian yang murni dari orang tua yang telah membesarkan anaknya. Dari seorang anak itu ...